Kumpulan Puisi Guru Pendidikan

Puisi

Seorang guru adalah Pendidik dan Pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan Formal, Pendidikan dasar, Pendidikan menengah. Guru-guru mempunyai semacam kualifikasi Formal, Di dalam Difinisi yang sangat luas. setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru, bisa juga di anggab sebagai seorang guru.

Kumpulan Puisi Guru Pendidikan

Secara Formal Seorang guru adalah seorang pengajar di sekolah negri atau swasta yang memiliki kemampuan yang berdasarkan latar belakang pendidikan formal minimal berstatus Sarjana. Yang telah memiliki ketetapan hukum yang sah sebagai Guru yang berdasarkan Undang-undang Guru / Dosen yang berlaku. Nah sekarang berikut di bawah ini sengaja saya share buat anda Kumpulan Puisi Guru.

Terimakasih Guruku

Guru… Engkaulah pembimbing
Engkaulah mengjarku
Engkaulah pendidikku

Guru… Itulah julukanmu
Yang tak pernah bosan
Dalam mengajar dan membimbingku

Guru… Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa dan segala gelapnya dunia
Engkau adalah setetes embun yang menyejukkan hati
 
Guru… Engkau adalah pahlawan yang tak mengharapkan imbalan
Dan segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan keiklasan

Guru… Tampamu aku akan hancur
Tampamu aku akan sengsara
Tampamu aku akan sesat

Guru… Tampamu aku tak bisa menulis
Tampamu aku tak bisa membaca
Tampamu aku tak bisa berhitung

Guru… Terimakasihku ucapkan
Atas segala Jasa-jasa yang telah kau berikan
Selama ku belajar di sekolah ini
(Puisi Dari Anggita Nurul Taeyeon)

Guruku Pahlawaku

Andai kata matahari telah tiada
Dunia akan beku dan bisu
Pelangi takkan pernah terpancar
Kehidupan takkan pernah terlaksana

Di saat titik kegalauan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang tampak dari Sudut-sudut bibirmu
Dan Gerak-gerik tubuhmu

Engkau menyinari Jalan-jlan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa depan
Engkau terangi kami dalam lentera ilmu
Yang takkan pernah sima di terpa angin usia

Guru… Engkau guru yang tak pernah mengharapkan balasan
Di saat kami tak mendengarkan mu
Engkau yang tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami…

Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang Warna-warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis
Juga tantang kata yang harus di baca
Engkau membuat hidup kami sangat berarti

Guru… Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua Jasa-jasa mu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa-jasamu akan kami semat abadi di sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku.. Engkau pahlawanku
(Puisi Dari Upee)

Guru

Guru… Engkau membimbingku setiap hari
Setiap waktu dan setiap saat
Hatimu sungguh mulia
Engkau adalah orang tua yang ke dua dalam hidupku

Setiap hari…
Engkau curahkan ilmu
Untuk bekalku nanti
Engkau adlah Patriot pahlawan bangsa

Terimakasih guru ku
Karna engkaulah aku menjadi pintar
Engkau ku sebut…
Pahlawan tampa tanda jasa
(Puisi Dari Zaneta N.A.J)

Pahlawan Tampa Tanda Jasa

Pahlawan tampa tanda jasa
Adalah Guru ku
Yang mendidikku
Yang membekali ku ilmu

Dengan tulus dan sabar
Senyumu memberiku semangat
Menyongsong masa depan yang lebih baik
Setitik peluhmu

Menandakan sebuah perjuangan yang begitu besar
Untuk Murit-muritmu
Terimakasih guruku
Perjuanganmu begitu berarti bagiku

Tampamu ku takkan tahu tentang dunia ini
Akan selalu ku panjatkan do’a untukmu
Terimakasih Guruku
(Puisi dari Hendra Gunawan)

Terimakasih Guru

Engkaulah pembimbingku
Engkaulah pengajarku
Engkaulah pendidikku

Guru… Itulah julukanmu
Yang tak pernah bosan
Dalam mengajar dan membimbingku

Guru… Tanpa dirimu aku akan hancur
Tampa dirimu aku akan sengsara
Tampa dirimu aku akan sesat
Guru… Terimakasih atas segala Jasa-jasamu

Pahlawan Pendidikan

Jika dunia kami yang dulu kosong
Tak pernah kau isi
Mungkin hanya ada warna yang hampa dan gelap
Tak bisa Apa-apa dan tak bisa kemana-mana
Tapi kini dunia kami penuh warna
Dengan goresan Garis-garis dan kata
Yang dulu hanya jadi mimpi
Kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
Itu karna kau mengajarkan
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis
Juga tentang kata yang harus di baca
Terimakasih guruku dari lubuk hatiku
Untuk semua pejuang pendidikan
Dengan pendidikanlah kami bisa memperbaiki bangsa
Dengan pendidikanlah kami bisa merubah nasib
Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin
Hanya ucapan terakhir dari mulutku
Pada hari pendidikan Nasional ini
Gempitakanlah selalu jiwamu
Wahai pejuang pendidikan Indonesia

Guruku

Guruku…
Engkau pahlawan tanpa tanda jasa
Engkau jadikan kami tahu
Engkau jadikan kami mengerti
Engkau jadikan kami pandai

Guruku…
Engkau tak kenal lelah
Engkau tak kenal putus asa
Engkau mendidik kami dengan kesabaran
Engkau mendidik kami dengan kesungguhan

Guruku…
Inginku balas Jasa-jasamu
Dengan kesungguhanku belajar
Dengan kesuksesanku belajar
Dengan keberhasilanku

Guruku…
Selalu ku panjatkan do.a untukmu
Dan tuhan membalas ketulusanmu
Semoga…
(Puisi Karya Elza MF)

Guruku Pelitaku

Ku ikuti sudah langkah kaki ini
Membawaku menuju Lorong-lorong tak berujung
Namun, Selalu ku dengar sang pelita memanggiku
Dengan untaianya sang pelita menuntunku

Karena pelita ku keluar dari lorong
karena pelita kudapat meraih Cita-cita
Tahukah engkau?
Ada pelita yang selalu ku ingat
Ada pelita yang selalu ku hormati

Engkaulah Guruku
Guru yang memberi setitik ilmu
Tak putus asa walau peluh terus mengucur
Tidaklah untuk dirinya seorang
Hanya untuk generasi penerus bangsa

Janganlah engkau pernah redup wahai pelitaku!
Cahaya ilmu selalu di tunggu
Bukan untuk satu jiwa
Tapi untuk semua umat
(Puisi Karya Nur Afiani)

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Guru Pendidikan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-guru-pendidikan.html
   

Read More

Puisi Keindahan Alam Nusantara

Puisi
 Puisi Keindahan Alam Nusantara
Alam. Dalam artian yang luas memiliki makna yang setara dengan Dunia alam  dan dunia fisik Atau juga dunia materi. Mengacu kepada Fenomena dunia fisik dan juga kehidupan Secara Umunya. Skala alam yang terbentang dari Sub-Atomik Sampai Kosmik. Kata dari alam merupakan terjemahan dari bahasa Inggris (Nature) yang berasal dari kata Latinn Natura, Juga kualitas esensial, disposisi bawaan, Dan pada zaman dahulu secara harfiah berarti kelahiran Dan Natura adalah terjemahan latin dari Yunani physis yang awalnya terkait dengan karakteristik.

 Puisi Keindahan Alam Nusantara

Negara indonesia sangat kaya dengan panorama alam yang banyak, Nah saat ini hutan indonesia telah rusak dengan adanya Mengeksploitasinya secara berlebihan. Alam indonesia kita harus di jaga ekosistemnya  Supaya tidak berdampaknya terhadap kelangsungan hidup masnusia dalam rimba. Kali ini saya Alam Nusantara Blogspot Share Special buat anda Kelompok Puisi Keindahan Alam

Sabda Bumi

Bulan tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap Jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala  waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik manis menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi
(Puisi Tampa Nama)

Permainya Desaku

Swah mulai menguning
Mentari menyambut datangnya pagi
Ayam berkokok bersahutan
Petani-petani bersiap hendak kesawah

Padi yang hijau
Telah siap untuk di panen
Petani bersuka ria
Beramai-ramai memotong padi

Gemercik air sungai
Begitu beningnya
Bagaikan Zamrud Khatulistiwa
Itulah alam desaku yang permai 
(Puisi Tampa Nama)

Bencana Melanda ku

Lewat suara gemuruh di iringi debu bangunan yang runtuh
Tempatku nan Asri terlidas habis
Rumah harta dan benda serta nyawa manusia Lenyap
Engkau lahab habis aku kehilangan segalanya

Mata manusia sedunia terperangah menatap dan heran
Memang kejadian begitu Dahsyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya Nurani

Tuhan, Mengapa semua ini terjadi???
Mungkin kami telah banyak Mengingkari-Mu
Mungkin kami terlalu bangga dengan salah dan dosa
Ya Tuhan Kami, Ampunilah kami dalam segala Dosa
(Puisi Tampa Nama)

Alam

Aku buka mata
Cahaya pagi menembus kaca jendela
Semerbak mawar merah dan putih merekah
Ku buka jendela
Ku hirup udara segar

Melihat kabut tebal masih menyelimuti bumi
Setetes embun membasahi daun
Kicauan indah terdengar di telinga
Angin menembus halus menembus kulit

Aku lihat awan seputih melati
Dan langit seribu lautan samudra
Kini ku siap menghadapi Hari-hari yang baru
Dan indahnya bumi
(Puisi Dari Vino Tritambayong)

Alam Dilembah Semesta

Angin dingin kelam menderik
Kabut putih menghembus mentari
Tegak cahayanya menusuk citra

Pahatan gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zamrud
Tinggi dan Tajam

Sejak waktu itu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di celah Kaki-kaki menjejak Karya-karyanya

Di manakah aku berada..!
Dimana jiwa tak mengingat Rumah
Di saat hidup terasa sempurna

Sungguh jelita Permadani ini
Tebarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya
Serasa bertualang di negri tak bertuan
(Puisi Dari Adrian. H)

Tanah Airku

Angin berdesir di pantai
Burung berkicau dengan merdu
Embun pagi membasahi Rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawahnya yang menghijau
Dan gunungnya tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur

Indonesia ku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Di sanalah aku di lahirkan dan di besarkan
Di sanalah aku menutup mata
Oooh.. Tanah airku tercinta
Indonesia Jaya
(Puisi Dari Haris Rahmat Nugraha)

Indahnya Alam Negri Ini

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Sepertinya dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk, Tenang, Senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta Alam
Kekagumanku sulit untuk ku pendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Dan tumbuhan yang Menari-nari Di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang Terpana
Membuat senua orang terkesima
Tetapi kita harus menjaganya
Agar keindahanya takkan pernah Sima
(Puisi Dari Ronny Maharianto)

Derai Cemara Udang

Angin pantai di sela gerimis
Mendera pelan sejenak
Berteduh di bawah,
Pohon-pohon cemara Udang

Lalu lenyap kearah
Gubuk-gubuk bambu yang reot
Tampa atap di tepian jalanan pantai

Senja ini….
Tiada yang romantis dan membiuskan angan
kedalam khayal yang beku
Dan ratusan hari terkubur diam

Pantai ini telah sepi
Hanya derai cemara udang
Hanya rintik gerimis yang tak kunjung reda
Tak juga menjadi hujan deras

Ada yang berubah..
Pantai ini merubah dirinya menjadi teduh hingga hijau
Dan di Beberapa sudut telah tumbuh padang rumput
Ada cemara Udang, Perahu Nelayan
Yang sepuluh tahun yang lalu belum ku lihat
Dan Ini adalah Pantai Kenangan  

Keindahan Alam

Bak gelombang jiwa di udara
Laksana Sinar di pagi hari
Bagaikan rembulan mengarungi samudra
Seperti Peri kehilangan Cahaya matahari

Meskipun langit menyinari bumi
Mirip bola di senja kelap

Umpama terbang setinggi awan
Bagaikan bintang menghiasi malam
Sinar mentari bagaikan surya

Sekian saja terimakasih karena anda telah membaca artikel Kelompok Puisi Keindahan Alam Terbaru ini, Semoga banyak manfaatnya untuk anda By http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/03/kelompok-puisi-keindahan-alam-terbaru.html

Read More

Kumpulan Puisi Keindahan Alam

Puisi

Alam indonesia kita ini sangat kaya dengan panorma alamnya yang sangat banyak dan melimpah, Sampai saat ini alam kita indonesia telah semakin rusak karena ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab dengan Mengeksploitasinya dengan cara yang berlebihan. Alam kita ini harus kita jaga Ekosistemnya supaya tidak berdampak terhadap kelangsungan kehidupan alam, Nah Mari kita Lestarikan alam kita ini Bersama-sama.

Nah dengan membaca puisi tentang alam ini kita bisa memetik sebuah hikmah tentang bagaimana pentingnya kita untuk menjaga keseimbangan Ekosistem alam kita ini yang telah mulai rusak akibat Mengeksploitasinya dengan cara yang berlebihan oleh kerja manusia yang tidak bertanggung jawab. Berikut di bawah ini buat tentunya Kumpulan Puisi Keindahan Alam.

Indahnya Alam Negri Ini

Kicauan Burung-burung terdengar merdu
Menandakan adanya Hari yang baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Ku pejam mata sejenak
Ku rentang tangan sejenak
Sejuk, tenang, senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai Pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk ku pendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan pun menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi kita harus menjaganya
Agar keindahanya takkan pernah sima
(Puisi Dari Ronny Maharianto)

Tanah Airku

Angin berdesir di pantai
Burung berkicau dengan merdu
Embunpagi membasahi Rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawah yang menghijau
Gunung tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur

Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Di sanalah aku dibesarkan
Di sanalah aku menutup mata
Oh.. Tanah airku tercinta
Indonesia Jaya
(Puisi Dari Haris Rahmat Nugraha)

Alam Di Lembah Semesta

Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahayanya menusuk citra

Pahatan gunung memecah langit
Berselimut awan beralas Zamrud
Tinggi dan tajam

Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di selah Kaki-kki yang mengejek Karya-karyanya

Di manakah aku berada?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup terasa sempurna

Sungguh jelita permadani ini
Terbarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya
Serasa berulang di negri tak bertuan
(Puisi Dari Adrian H)

Alam

Aku buka mata
Cahaya pagi menembus kaca jendela
Semerbak mawar merah dan putih yang merekah
Ku buka jendela
Ku hirup udara nan segar

Melihat kabut tebal yang masih menylimuti bumi
Setetes embun membasahi daun
Kicauan indah terdengar di telinga
Angin berhembus halus menembus kulit

Ku lihat awan seputih melati
Dan langit sebiru lautan samudra
Kiniku siap menghadapi hari yang baru
Dan indahnya bumi
(Puisi dari Vivo Tritamboyang)

Sabda Bumi

Belum tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap, Jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi
(Puisi Dari Tanpa Nama)


Bencana melanda ku

Lewat suara gemuruh di iringi debu bangunan yang runtuh
Tempaku nan asli terlindas habis
Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap
Engkau lalap habis aku kehilangan segalanya

Mata dunia terperangah menatap heran
Memang kejadian begitu dasyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya nurani

Tuhan…Mengapa semua ini terjadi?
Mungkin kami telah banyak mengingkarimu
Mungkin kami terlalu bangga dengan salah dan Dosa-dosa
Ya tuhan… Ampunilah kami dalam segala dosa
(Puisi Tampa Nama)

Permainya Desaku

Padi mulai menguning
Mentari menyambut datangnya pagi
Ayam berkokok bersahutan
Petani bersiap hendak kesawah

Padi yang hijau
Siap untuk di panen
Petani bersuka ria
Beramai-ramai memotong padi

Gemercik air sungai
Begitu beningnya
Bagaikan zamrud khatulistiwa
Itulah alam desaku yang permai
(Puisi Dari Tampa Nama)

Sekian saja terimakasih karena anda telah membaca artikel Kelompok Kumpulan Puisi Keindahan Alam ini, Semoga banyak manfaatnya untuk anda By http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/03/kumpulan-puisi-keindahan-alam.html

Read More

Puisi Untuk Ibu – Terbaru

Puisi

Seorang ibu adalah Orang tua perempuan dari seorang anak, Baik melaluui hubungan biologis maupun di segi sosial. Pada umumnya seorang ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam membesarkan Anak-anaknya, Panggilan bunda dan mama adalah sebutan lain untuk seorang ibu, Pemanggilan ibu dengan sebutan Mama telah menjadi hal yang telah umum bagi masyarakat indonesia. Dalam bahasa gaulnya ibu di sebut Nyokap. Dan ibu adalah perempuan yang karena fungsinya yang mulia di sebut panggilan ibu, Dan ibu adalah sebutan untuk menghormati kodrat perempuan juga sebagai Satu-satunya jenis kelamin yang mampu untuk melahirkan seorang anak atau lebih, Nah lansung saja spesial buat anda di bawah ini Puisi Untuk Ibu.

Puisi Untuk Ibu – Terbaru 

Ibu

Ibu Engkau mengandung 9 bulan
Sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
Engkau merawatku sampai aku Tumbuh besar
Engkau juga merawatku tanpa pamri
Engkau juga merawatku dengan penuh rasa kasih sayang

Ibu… engkau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
Ibu… engkau mengajariku berbicara sampai ku bisa
Ibu… kau bagaikan malaikatku
Di kala aku sedih engkau selalu ada tuk menghiburku

Ibu… aku juga merasa engkaulah pahlawanku
Di setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
Ibu… bekerja keras…
Untuk menafkahiku
Ibu… terimakasih atas pengorbananmu
Yang engkau telah memberikan kepadaku
Ibu ku Maafkan aku
(Puisi By Richard Fernando Putra Bela)

Cahaya Cinta Ibu

Ibuku Sayang….
Cintamu adalah cahaya yang menerangi
Setiap kegelapan di dunia fana ini
Kehadiranmu begitu berharga
Bermakna dan berbakti

Ibuku yang baik hati
Tiada hari yang ku jalani 
Tampa sedetikpun ku tak mengingatmu
Mengingat segala pengorbananmu
Yang tak lelah merawatku
Yang tak bosan menasehatiku
Yang tak henti menyayangiku di sepanjang usiamu

Terimakasih ibu….
Yang telah menghiasi kehidupanku
Dengan senyum manismu yang menguatkan hatiku
Terimakasih ibuku
Engkau telah menjagaku hingga kini
Terimakasih ibuku…
Engkau selalu ada untukku

Ibuku yang baik…
Maafkan aku, Aku pernah melukai perasaamu
Ibu, Maafkan aku, aku Yang selalu mengecewakanmu
Maafkan aku,.. Anakmu ini

Ibuku yang berhati mulia..
Cahaya cintamu selalu ku nanti
Bahkan hingga aku mati
Dan cintamu kan tetap bersinar di hati
Kekal dan abadi
(Puisi By Agus Suarsono)

Untuk Semua Ibu Di Muka Bumi

Suratan-mu Tuhan..
Atas takdir seorang ibu
Yang mengandungku tuk sembilan bulan
Yang melahirkanku penuh derita
Nyawa di pertaruhkan
Demi aku yang lemah tak berdaya ini

Maafkan aku Ibu
Jika hanya tangis tangis yang bisa ku berikan untuk-mu
Di ketika pertama kali, engkau tunjukkan aku dunia
Maafkan aku..
Jika kau harus terbangun di kegelapan malam
Karna aku yang merengek kehausan

Maafkan ku Ibu…
Anakmu ini yang hanya bisa mengadu dan meminta
Dan kau selalu memberi tanpa mengharapkan imbalan jasa

Tuahan-ku..
Ampuni aku…
Aku yang selalu merepotkan ibu
Seorang wanita yang bijak sana yang telah membesarkanku
Yang mengajariku tentang arti hidup
Dia yang senantiasa menjagaku tanpa lelah
Dan takkan menyerah
(Puisi By Agus Suarsono)

Ada Engkau Ibu

Ada engkau ibu
Dalam gigil yang mengikis

Ada engkau ibu
Mendekap hangat hati
Dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Di kala sepi merajai

Ada engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
Meski hatimu sengsara
Ada tawa yang selalu
Mekar di wajahmu

Ada kasih lewat belaianmu
Aku percaya
Dan aku bahagia
Karena ada engkau Ibu
(Puisi By Marihot Nainggolan)

Pulanglah Ibu

Tubuhmu Kaku
Matamu kaku
Mulutmu membisu
Napasmu terhenti sudah

Aku tahu…
Ibu telah pergi ke alam sana
Yang tak pernah ada dalam bayangan ku
Juga ku dengar bisikan….

Oooh Ibu…
Tak lama ibu telah terkubur di tanah merah
Hanya sendiri
Dukaku ibu pasti tahu menjalar sekujur tubuh
Biarlah ibu, pulanglah dengan tenang
(Puisi By Laili Nurul H)

Seorang Anak Untuk Ibu

Aku berngkat untuk membantai lawan
Untuk berjuang dalam pertempuran
Aku berangkat, Ibu, Lihatlah aku pergi
Do’a kanlah agar aku berhasil

Sayap-sayapku sudah tumbuh, Dan ingin terbang
Merebut kemenangan di manapun adanya
Aku akan pergi ibu, Janganlah menangis
Biarku cari jalanku sendiri

Aku ingin melihat, Menyentuh, dan mendengar
Meskipun adanya bahya, Juga rasa takut
Aku akan tersenyum dan menghapus air mata
Biar ku utarakan pikiranku

Aku pergi mencari duniaku
Cita-citaku
Memahat tempaku
Menjahit kainku
Ingatlah saat aku melayari sungaiku
Aku mencintaimu, Di sepanjang jalanku
(Puisi Tampa Nama) 

Ibu

Aku begitu mencintaimu
Aku begitu merindukanmu
Kau begitu indah dan sempurna di mataku

Pengorbananmu begitu tulus
Hingga aku sulit untuk membalasnya
Do’a ku selalu ku panjatkan untuk mu
Kasih sayangmu begitu besar

Pelukanmu begitu hangat
Hingga aku selalu terjaga dalam tidurku

Ibu… Aku rindu kepadamu
Aku rindu saat kau membuaiku
Dengan rasa kasih dan sayang
Ya Allah,, Ya tuhanku
Jagalah ibuku di Sisimu
Dan biarkanlah dia merasakan Surgamu

Ibu.. Apakahkau mendengar jeritan ku ini
Jeritan anakmu yang merindukanmu
Ibu.. Berikan ketegaran tuk anakmu ini
Agar anakmu bisa tersenyum
Seperti senyumanmu yang tulus.
(Puisi By Ade Yulianti)

Do’a Untuk Ibu

Aku tak tahu apa yang harus ku lakukan tanpa dia
Dia yang selalu mengerti aku
Dia yang tak pernah letih menasehatiku
Dia yang selalu menemani aku

Dialah ibu…
Orang yang selalu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpanya aku bukanlah Apa-apa

Aku hanyalah manusia lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih sayang ibu
Kekuatan yang lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
Walaupun engkau selalu Marah padaku
Aku tahu…
Itu bentuk perhatian darimu
Itu menandakan kau peduli denganku

Ya Allah.. Ya Tuhanku…
Berikanlah kesehatan kepada ibuku
Panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku.. Atau dia tiada

Terimakasih ibu…
Atas apa yang telah engkau berikan padaku
Aku akan selalu Menyayangimu
(Puisi By Mutia Fitriyani)

Jasa Ibu Yang Tak Terlupakan

Ibu…..
Engkau membimbingku selama satu tahun
Engkau begitu baik kepadaku, Walaupun aku Suka marah dan membantah

Ibu…
Engkau begitu ceria dan rajin dari para guru yang lain

Ibu…
Engkaulah yang pintar, Baik, Ramah, Cantik dan Sopan

Ibu….
Jika aku berbuat salah, Mohon Maafkan aku
Karna aku cuma kesal, aku salah dan kilaf

Ibu…
Jika Aku lagi sedih, Engkau menghibur aku
Kalau aku lagi kesal, Engkau menghiburku

Ibu…
Terimakasih Atas Jasa-jasamu
Jika aku masih sempat bertemu dengan mu
Aku sangat ingin memelukmu
(Puisi By Patma)

Sekian saja terimakasih karena anda telah membaca artikel Kelompok Puisi Keindahan Alam Terbaru ini, Semoga banyak manfaatnya untuk anda By http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/03/puisi-untuk-ibu-terbaru.html

Read More

Kumpulan Puisi Cinta, Romantis, Patah Hati

Puisi

Yang di maksud dengan cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang sangat kuat dan ketertarikan pribadi. Di dalam konteks filosofi cinta adalah merupakan bersifat baik yang mewarisi semua Kebaikan-kebaikan. Dan perasaan belas kasih dan rasa kasih sayang. Ada juga pendapat lainya cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan aktif yang di lakukan oleh manusia terhadap objek lainya. Seperti Pengorbanan diri, Empati, Perhatian, Membantu, Kasih sayang, Mengikuti, Patuh, Dan menuruti perkataan, Juga mau melakukan apa saja yang di inginkan oleh orang yang di cintainya. Nah berikut di bawah ini saya Share buat anda  Kumpulan Puisi Cinta Romantis.

Kasih Sayangmu

Semenjak ku di lahirkan kedunia
Kurasakan hangatnya kasih sayangmu
Di timang dan di belai dengan lentik jari yang lembut
Dan penuh dengan hangat dan cinta

Engkaulah bintang dalam hatiku
Engkaulah yang selalu menerangi ku
Jikala aku bersedih dan menangis,
Ibuku engkaulah yang sangat ku sayangi
Yang ku kagumi di dunia ini

Sungguh hebatnya dirimu
Belaiyan kasih sayang darimu
Sungguh tak bisa kubalas rasa kasih sayangmu
Hanya do’a yang bisa ku berikan
Wahai ibu terimakasih atas kasih sayangmu


Perih Dan Harapan Pada Kenangan

Semua kesakitan dalam perasaan
Yang menggerogoti tak terlihatkan
Melukai dan menyengat jiwa tersembunyikan
Terpicu dengan kehendak sebuah insan
Yang tak sesuai dengan norma keyakinan

Terus terkuak bersama jalanya kenangan
Kenangan yang tak tertinggalkan
Kenangan yang tak terlupakan
Kenangan yang tak memilukan

Dalam sebuah kemenangan
Dalam sebuah harapan
Kenangan pahit tak terhapuskan
Harapan tumbuh dari kekalahan
Kekalahan terlahir dari sebuah impian
Impian yang di Riridhoi tuhan
(Puisi dari Dian a. Noor)

Senandung Rindu

Rindu menusuk hati
Yang terus menghantui
Dengarkanlah mentari
Sampaikan senandung rindu pada sang pujaan hati

Lara ku tanpa di sisinya
Sendiri dalam suntyi
Sunyi yang selalu mencekam
Dalam kerinduan

Pangeran cintaku
Wahai angin berhembuslah kepadaku
Hujan.. Hujanilah hatiku
Mentari terangilah jalanku

Menuju bahagia
Pabila rinduku di sambut dengan rasa cinta
Cinta yang takkan mati
Hingga waktu berhenti

Melepasmu

Begitu sulitku melupakanmu
Segalanya memaksaku
Sungguh tak bisa ku menghapus rasaku
Rasa yang tumbuh dari dahulu

Aku umpama rembulan
Selalu menunggu mentari yang datang
Ku takkan bisa sendiri di sisni
Namun ku harus merelakanmu pergi

Hilang sudah setengah jiwaku
Saat harus melepasmu
Orang yang ku cintai
Pergi meninggalkan ku

Biar menjadi kenangan
Kenangan mentari dan bulan
Rembulan yang selalu menangisi
Kepergian sang mentari

Merajut Tinta

Kata terdiri dari beberapa huruf
Namun tahukah engkau
Kata yang di tulis itu akan indah
Bila dapat di hayati dengan penuh makna dan keyakinan

Syair-syair yang ku tulis
Berjarumkan pena
Merangkai indahnya karya
Bernadakan kata
Mengungkapkan rasa
Hingga merajut tinta

Alunan jemariku
Hingga sampai pada pemikiran yang kuhayati
Kesepian menjadi teman
Merajut tinta kata

Cinta Di Sudut Mentari

Arah timur
Muncullah keemasan sang mentari
Seakan-akan tersenyum menyinari
Melihat perasaan hati sepi sunyi

Persaanku menatap mata hati
Mata hatiku berkata
Engkaulah yang sangat ku damba

Rasa ini mencintaimu
Rasa cinta kehendak hati
Hati menyayangimu
Rasa cinta lagi sempurna rasa cintaku

Hati terpuruk pilu
Adakah ada yang terluka jika kulapaskan padamu
Aku tak mengerti

Perasaan ini sungguh tak bisa ku sembunyikan
Aku tahu tuhan lebih dahulu mengetahui isi hatiku
Cintaku akan tetap bertahta
Bersama mentari bersinar di sudut arah timur

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Cinta, Romantis, Patah Hati ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-cinta-romantis-patah-hati.html

Read More

Kumpulan Puisi Tentang Nelayan

Puisi

Istilah nelayan adalah Orang-orang yang Hari-harinya bekerja menangkap ikan Atau (biota) dan yang hidup di dasar laut, Maupun di permukaan perairan. Di peraiaran yang menjadi daerah tempatnya beraktifitas para nelayan. Di Neagra-negara berkembang seperti di asia tenggara dan juga afrika, Saat ini masih banayak Nelayan-nelayan yang menggunakan peralatan yang sangat sederhana dalam menangkap ikan.

Nah.. bagi Nelayan-nelayan di Negara-negara maju juga masih menggunakan peralatan modern dan juga menggunakan kapal yang besar dengan di lengkapi dengan Peralatan-peralatan canggih. Tidak memperpanjang Kata-kata lansung saja kita ke inti artikel ini yaitu Kumpulan Puisi Tentang Nelayan.

Kumpulan Puisi Tentang Nelayan Seperti berikut di bawah ini.

Nelayan Tak Lagi Mengeluh

Bergulung ombak dengan keras
Memecah batu karang di batas
Biarkan buih mengalir lepas
Menuju laut lepas

Disini aku berdiri tegak
Tiada maksud untuk bergalak
Aku hanya ikut bersemarak
Riuh tawa nelayan kelak

Ikan Cumi-cumi kepiting dan udang
Selalu ikut turut mengundang
Di santap saat bersuka dan berdendang
Itulah hasil lautku yang segudang

Nelayan tak lagi mengeluh
Walau kian sulit melempar sauh
Tak terhitung mengalir peluh
BBM Tetap melambung jauh

Cintaku tak pernah cukup
Melihat nelayan tanganya menangkup
Hanya angin yang tergantang
Lepas bersama kabut yang menantang

Allah pemilik kehidupan
Jangan kau hembuskan badai topan
Karena mereka nyaris tak makan
Dan tak tahu kemana membangun harapan

Sang Nelayan Pencari Nafkah

Harapan putih pasir pantai
Menyengat tapak kaki tak beralas
Nyiur lambaian kelapa menyapa
Sang pencari nafkah bergegas ke laut lepas

Di sambut ombak yang berkejar menerjang sampan
Kokoh tekat sang pencari nafkah
Tak peduli ombak dna karang menerjang
Demi ibadah  yang berkah

Wahai sahabatku sang nelayan pencar nafkah
Berguruku pada semangatmu
Berkacaku pada tekat ibadahmu
Sekecil apapun hasil
Engkau terima tampa mengeluh
Engkau nikmati dan mensyukuri

Banggaku menyebutmu seorang guru
Guru dalam kehidupan
Mengais nafkah yang berkah
Tampa perlu mengemis apa lagi berbuat bengis
Engkaulah yang mengerti arti berkah dan nafkah

Nelayan Tua

Angin laut berhembus lembut
Bersenandung merdu
Menandaskan kisah
Keluh kesah mencri nafkah
Yang berjuang tampa mengharap sedekah

Menerjang ombak menantang maut
Demi mendapat sekeranjang harta
Harta amis yang sangat berharga
Sebagai penyambung nyawa keluarga

Yang setia di peraduan
Senantiasa menunggu dan ber do’a
Untuk keselamatan dan kelencaran
Demi mereka engkau rela taruhkan nyawa

Mengharap semuanya
Senyum iklas membuatmu bahagia
Sang nelayan tua penakluk lautan

Nelayan

Rakit berayun sopan
Di iringi perahu papan
Dengan nahkoda berpakaian hitam
Membela laut menuju harapan

Hujan dan panas menjadi teman setia
Gelombang dan angin menjadi hiburan
Demi harapan yang setumpuk
Mendapatkan ikan dan udang
Demi anak istri yang menanti

Wahai Nelayan…
Menjalankan kerja dengan iklas
Membantu para konglomerat mengisi perut
Yang tak pernah brontak dan protes
Demi nasibb yang tak kunjung membaik
Di sertai hidup yang Berpas-pasan

Untuk Seorang Nelayan

Berlari dalam gelisah menerjang badai
Engkau tahu harapan belum sirna
Sempatkah kau menatap awan lagi
Tak kala debur ombak masih meneriakkan asa

Engkau bertarung bersama tentara kecil dan besar
Basah kuyup tertepa laut asin
Menyatu dengan peluh dan rintih

Berdiri sendiri…
Di bawah layar terkembang
Wahai samudra kaulah tinta bagi hidupya
Ceritakanlah kembali Hari-harinya dalam sonata yang indah

Dalam simponi ombak yang meliuk kesana kemari
kau pentaskan sebuah panggung abadi
Memang Sungguh…
Aku tak sabar menanti dan menunggunya
Tak lupa pula lengkungan senyumnya
Berjalan sabar menyisir teluk senja
Saat matahari beristirahat sejenak dari pekerjaanya

Siapakah namamu yang sebenarnya
Bermain dengan dadu tuhan di neraka dunia
Di tempat yang dalam sedalam gubuk hades
Dan tempat yang gelap, Segelap hati yng tak tenang

Telah ku baca ceritamu
Telah kulukis kisahmu
Samudrapun kehabisan tinta untuk merangkumkan hidupmu
Kini ku sadari….
Hidup tak selalu semanis madu
Terkadang seasin ombak laut yang menerjang batu

Derai Cemara Udang

Angin pantai disela gerimis
Mendera pelan sejenak
Berteduh di bawah
Pohon-pohon cemara udang

Lalu lenyap kearah
Gubuk-gubuk bambu yang telah reot
Tanpa atap di tepian jalanan pantai

Senja kini…
Tak ada yang romantis dan membiuskan angan
Kedalam khayal yang beku
Dan ratusan hari terkubur diam

Pantai ini telah sepi
Hanya derai cemara udang
Hanya rintik gerimis yang tak kunjung reda
Tak juga menjadi hujan yang deras

Ada yang berubah…
Pantai ini merubah dirinya menjadi teduh dan hijau
Dan dibeberapa sudut tumbuh pandang rumput
Ada cemara udang, perahu nelayan
Yang sepuluh tahun yang lalu belum ku lihat
Pantai ini adalah pantai kenangan
(Puisi dari Katjha)

Laut Dan Nelayan

Bersahabat dengan ombak
Berteman dengan karang
Berkasih dengan air

Kehidupan sederhana
Rumah papan atap jerami
Tiada cahaya malam

Oh Tuhan…
Kapankah hamba bahagia
Bisakah laut berteman
Bisakah laut bersahabat

Oh Tuhan…
Apa gunaku bertanya
Semua telah ada jawabanya
Semoga anak dan cucu hamba melihat taman syurganya laut

Nelayan Sang Pejuang Lautan

Sinar rembulan menyingkap malam
Desir angin menerpa kerut wajah renta
Dengan semangat tersisa mendorong keredaanya
Menyusuri malam demi sebuah harapan

Hidup ini… Itulah harapan yang ada
Terkadang harapan hanya impian yang kosong
Silau fajar terkadang menusuk keruhnya mata
Tanda kehampaan perjuangan

Dalam perjuangan mencari harapan
Tak jarang ia berjumpa dengan lambaian mesra debur ombak
Serta tarian manis yang kilat
Menemani datangnya angin dan awan
Menyambutnya di tengah lautan

Ikan-kan pun melompat tanda tantangan baginaya
Di temani jala yang selalu diajak bercengkrama
Mencari hidup sejak rembulan tiba
Hingga fajar muncul di cakrawala
Tanda akhir perjuanganya
(Puisi Karya Satwika Adhikara)

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Kumpulan Puisi Tentang Nelayan tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/05/kumpulan-puisi-tentang-nelayan.html

Read More

Kumpulan Puisi Untuk Ayah Update Terbaru

Puisi

Seorang ayah adalah orang tua Laki-laki dari seorang anak, Yang sangat tergantung hubungannya dengan seorang anak, Dan seorang ayah terdapat dua hal yaitu ayah kandung maupun ayah angkat. Panggilan seorang ayah dapat juga di berikan kepada seorang yang secara de facto yang bertanggung jawab memelihara Anak-anaknya. Yuk Lansung saja kita ke inti Artikel kita yaitu Kumpulan puisi untuk ayah berikut di bawah ini.

 
Hidup Sepi Tampa Ayah

Ayah…
Kini ku merasakan hidup tampamu
Aku sepi hidup tampamu
Namun ini harus ku jalani
Walau berat ku rasakan

Ayah…
Terimakasih atas segalanya
Semua kasih sayang yang engkau curahkan
Semua pengorbana yang engkau korbankan

Ayah…
Kini aku merindukanmu
Merindukan engkau bersamaku
Merindukan kasih sayangmu

Ayah…
Ingin rasa berjumpa denganmu
Walau hanya dalam mimpi
Walau hanya memandangmu

Ayah…
Saat ku membutuhkanmu
Saat aku merindukanmu
Hanya sekeping Fhoto peninggalanmu
Yang bisa mengobati rasa rinduku

Ya Allah ya Tuhanku…
Aku merelakan kehilanganya
Aku sadar semua ini milikmu
Semua akan kembali kepadamu

Ya Allah ya Tuhanku…
Terima dia di sisimu
Bahagiakan dia dengan kasih sayang
Dia ayahku ayah terbaikku

Selamat jalan ayah
Semoga engkau bahagia di sisinya
Semoga kita berjumpa di Alam surga
Tunggu aku…
Ayah ku sayang

Untuk Mu Ayah

Di keheningan malam
Datang secercah harapan
Tuk menyambut jiwamu datang

Sebercik harapan agar engkau kembali pulang
Hanya sepenggla kata bijak yang dapat ku tanamkan
Duduk sedeku, Tangan meminta, Mulut bergoyang , Jatuh air mata

Tapi apa daya
Semua harapan telah hilang dan sirna
Karena engkau telah tiada
Ayahku tercinta

Ayah 

Pada setiap tetes air keringatmu
Di derai lelah nafasmu
Di penuhi kasih sayang yang mendalam
Demi aku anakmu kau rela menahan hangatnya matahari
Hujan pun tak dapat membatasimu
Untuk aku anakmu
Disetiap do’a mu kau ikhlas segenap harapan

Ayah…
Akan ku simpan semua amanatmu
Di setiap nafasku
Di lubuk hati kan ku semat namamu
Akanku do’a kan semuaimpianmu
Hanya untuk menikmati bahagiamu
Di Ufuk senjamu
Ayahku terimakasih
Atas Segala-galanya

Kerinduan

Ayah dimana engkau berada
Di sini aku merindukanmu
Rindu ingin berjumpa
Merindukan akan belaianmu

Kasih sayangmu selalu kurindukan
Engkau selalu hadir dalam mimpiku
Mimpi yang begitu nyata rasanya
Rindu engkau untuk kembali lagi

Aku berharap engkau selalu hadir
Menemani aku setiap hari
Menemani masa pertumbuhanku ini

Aku telah tumbuh menjadi besar
Tampa engkau di sisiku
Tampa engkau menemani Hari-hariku
Ayah pulanglah kami merindukanmu

Segalanya Untuk Ayah

Ayah…
Beribu Kata-kata yang telah kau ucapkan
Beribu cinta telah kau berikan
Beribu kasih telah kau berikan
Hanya untuk kami Anak-anakmu

Ayah…
Engkau mengajarku tentang kebaikan
Engkau berikan rasa arti tentang cinta
Engkau bercerita arti tentang kehidupan
Dan engkau mendidik kami dengan rasa penuh kasih sayang

Ayah…
Begitu mulianya hatimu
Engkau korbankan segala demi anakmu
Engkau banting tulang hanya untuk Anak-anakmu

Saat ini ku berjanji untuk semua kasih sayangmu
Saat ini ku berjanji untuk semua kerja kerasmu
Saat ini ku berjanji untuk ketulusan hatimu
Aku akan selalu menjagamu
Aku akan selalu menyayangimu
Hingga akhir hayatmu

Ayah Tercinta

Telah rapuh Tulang-tulangmu
Telah lama engkau gunakan
Tuk memberi kami sesuap nasi
Tuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarga

Kini… Kau tak berdaya lagi melakukan semuanya
Kini… Kau hanya bisa memberi kami nasehat
Kini… Kau hanya bisa Berdo’a yang tulus untuk kami
Untuk kami anakmu yang telah besar dengan kerja kerasmu

Ayah…
Air mata ini tak mampu membalas semuanya
Semua yang tlah kau lakukan tuk hidup kami
Semua yang tlah kau berikan untuk kami

Ayah…
Kasih sayangmu takkan mampu tergantikan dengan apapun
Perhatian yang kau berikan pada kami takkan terlupakan
Terkadang kami tak mengindahkan semua yang kau berikan
Terkadang kami tak pernah menghargai semua yang telah kau berikan

Kini…
Kamilah yang harus melakukan semuanya
Dan kamilah yang harus membalas semuanya
Dan kini kami yang harus memperhatika dan menjagamu

Kini kami sadar…
Semua itu kami takkan bisa membalas apa yang telah kau berikan
Kini kami sadar…
Nyawapun takkan mampu membalas semuanya

Terimakasih ayahku…
Kini kami telah mampu berdiri sendiri
Kini kami telah mampu menjadi orang yang mandiri
Dan kini kami telah mampu menapaki hidup dengan do’a dan kasih sayangmu

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by  http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-untuk-ayah-update-terbaru.html

Read More

Puisi Ibu Update Terbaru

Puisi

Seorang ibu adalah seorang ibu perempuan dari seorang anak, Baik melalui hubungan Sosial maupun biologis. Dan pada umumnya seorang ibu memiliki peranan yang sangat penting dengan membesarkan atau mengasuh anak. Ibu adalah seorang perempuan yang karena berfungsi sangat mulia. Nama dari seorang ibu adalah sebutan untuk menghormati kodrat seorang perempuan dan yang mempunyai jenis kelamin yang mampu untuk melahirkan anak.

 

Pulanglah Ibu
——————-

Tubuhmu kaku
Matamu kaku
Mulutmu membisu
Nafasmu tehenti sudah…

Aku tahu…
Ibu telah pergi ke alam sana
Yang takkan pernah ada di depan mataku lagi
Tapi aku masih merasa engkau ada di sisiku

Ibuku sayang…
Ibu telah di tanam di tanah merah
Hanya sendiri
Dukaku… Ibu pasti tahu yang menjalar di seluruh tubuhku ini
Selamat jalan ibu…
Pulanglah dengan tenang
Semoga tuhan menerimamu di sisinya

Tangisan Air Mata Ibu
————————–

Dalam senyumu kau sembunyikan rasa letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
Tak sedetikpun berhenti langkahmu
Tuk bisa memberi harapan baik kepadaku

Bertumpuk cacian selalu menghadangmu
Sepahit hinaan tak kau pedulikan
Terus melangkah untuk masa sepanku
Mencari harapan baru tuk anakmu yang kau sayangi

Bukan bertumpuk emas yang engkau harapkan
Bukan gulungan uang yang kau minta tuk keberhasilanku
Tapi kehendak hatimu hanya untuk kebaikan kebaikanku

Do’a Untuk Ibu
——————

Aku tidak bisa apa saja yang ku lakukan tanpa dia
Dia yang selalu mengerti aku
Dia yang tak pernah letih membimbingku
Dan dia yang selalu menemaniku

Dialah Ibu…
Orang yang selalu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa
Tanpa dia aku bukanlah Apa-apa

Aku hanya manusia biasa dan lemah tanpanya
Yang membutuhkan kekuatanya
Kekuatan cinta kasih seorang ibu
Kekuatan yang lebih dari apapun

Engkau sangat berarti dan berharga bagiku
Walau engkau selalu memarahiku
Aku mengerti…
Itu bentuk perhatian darimu
Itu menandakan ibu peduli padaku

Ya Allah ya tuhanku…
Berikanlah petunjuk kepada ibuku
Seperti jalanya orang-orang yang telah engkau berikan rahmat bagi mereka
Panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku tahu tiada lagi

Terimakasih ibuku
Atas apa yang telah berikan kepadaku
Aku akan selalu menyayangimu
 Puisi karya Mutia Fitriyani

Ibuku
——–

Ibu engkau mengandungiku 9 bulan
Sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
Engkau memeliharaku sampai tumbuh besar
Dan menjagaku tampa pamri
Dan merawatku dengan penuh rasa kasih sayang

Ibu…
Engkau mengajariku berjalan hingga bisa berjalan
Engkau mengajariku berbicara hingga bisa berbicara
Ibu engkau adalah malaikatku
Dikala aku sedih, Engkau selalu ada menghiburku

Ibu…
Engkaulah pahlawanku
Engkau bekerja keras
Untuk menafkahiku
Terimakasih atas pengorbananmu
Yang engkau berikan kepadaku
Terimakasih ibu…
Ibu aku mencintaimu
Puisi Karya hendra gunawan

Jasa Yang Tak Terlupakan
——————————

Ibu…
Engkau memeliharaku sewaktu kecil hingga dewasa
Engkau selalu baik kepadaku walau aku selalu salah

Ibu…
Hatimu baik dan penuh dengan rasa kasih sayang
Engkau sangat pintar, baik, lembut, ramah, cantik, sopan dan juga menarik

Ibu ku…
Aku sering berbuat salah dan berdosa kepadamu
Ibu… Maafkanlah aku
Terimakasih ibu segala yang engkau korbankan kepadaku
Puisi Karya Hendra gunawan

Ada Engkau Ibu
——————-

Engkau ada di sisiku
Dalam Gigil yang mengikis

Ada engkau ibu…
Mendekap hangat hati
Dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Kala sepi merajai

Ada engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
Meski hatimu sengsara
Ada tawa yang selalu
Yang mekar di wajahmu

Penuh kasih lewat belaianmu
Aku yakin dan percaya
Aku bahagia
Karena ada engkau di sisiku
Wahai ibuku tercinta

Sekian terimakasih sampai disini jumpa kita karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/puisi-ibu-update-terbaru.html

Read More

Kumpulan Puisi Pahlawan, Perjuangan

Puisi

Seorang pahlawan adalah gelar yang memberikan kepada warga negara atau seseorang yang berjuang melawan penjajah pada liwayahnya, Yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negaranya. Atau yang semasa hidupnya telah melakukan tindakan kepahlawanan dan menghsilkan prestasi dan karya yang luar biasa untuk pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara tersebut. Nah saya kali ini hanya bisa mengenang kemerdekaan ini dalam bentuk puisi untuk mengenang Jasa-jasa pahlawan. Berikut di bawah ini saya share kumpulan puisi pahlawan dan perjuangan buat anda sekalian.

Di Balik Seruan Pahlawan

Kabut…
Dalam kenangan pergolakan pertiwi
Mendung…
Bertandakah hujan deras
Membanjiri rasa yang haus kemerdekaan
Dia yang semua yang ada menunggu keputusan Sakral

Serbu…
Merdeka atau mati Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Engkau teruskan Menyebut Ayat-ayat suci
Engkau teriakkan semangat juang demi negri
Engkau relakan terkasih menahan tepaan belati
Untuk ibu pertiwi

Kini kau lihat…
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindunganya selalu di hatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia Abadi
(Puisi Karya Zshara Aurora)

Untukmu Pahlawan Indonesiaku

Demi negri…
Engkau korbankan waktumu
Demi bangsa…
Rela kau taruhkan nyawamu
Maut menghadang di depan
Kau bilang itu hiburan

Tampak raut wajahmu
Tak segelintir rasa takut
Semangat membara di jiwamu
Taklukkan mereka penghalang negri

Hari-hari mu di warnai
Pembunuhan dan pembantaian
Dan dihiasi Bunga-bunga api
Mengalir sungai darah di sekitarmu
Bahkan tak jarang mata air darah itu
Yang muncul dari tubuhmu
Namun tak dapat…
Runtuhkan tebing semangat juangmu

Bambu runcing yang setia menemanimu
Kaki telanjang yang tak beralas
Pakaian dengan seribu wangian
Basah di badan keringpun di badan
Yang kini menghantarkan indonesia
Kedalam istana kemerdekaan
  
Pemuda Untuk perubahan

Indonesiaku menangis
Bahkan Tercabik-cabik
Dengan hebatnya pengusaanya sang korupsi
Tak peduli rakyat menangis

Kesejahteraan jadi Angan-angan
Keadilan hanyalah Khayalan
Kemerdekaan telah terjajah
Yang tinggal hanya kebodohan

Indonesiaku, Indonesia kita bersama
Jangan hanya tinggal diam kawan
Mari kita bersatu ambil peranan
Sebagai pemuda untuk perubahan
(Puisi Karya Ananda Rezky Wibowo)

Pengorbanan

Mengucur deras keringat
Membasahi tubuh yang terikat
Membawa angan jauh entah kemana
Bagaikan pungguk merindukan bulan
Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan

Pagi yang menjadi malam
Bulan yang menjadi tahun
Sekian lama telah menanti
Dirinya tak jua lepas

Andai aku sang Ksatria
Aku pasti menyelamatkanya
Namun semua hanya mimpi
Dirinyalah yang harus berusaha
Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi
(Puisi Karya Siti Halimah)

Pahlawanku

Pahlawanku…
Bagaimana Ku bisa
Membalas Jasa-jasamu
Yang telah kau berikan untuk bumi pertiwi

Haruskah aku turun ke medan perang
Haruskah aku mandi berlumuran darah
Haruskah aku tersusuk pisau belati penjajah
Aku tak tahu cara untuk membalas Jasa-jasamu

Engkau relakan nyawamu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin
Tak bisa kau raih dengan tanganmu sendiri
Pahlawanku engkaulah bunga bangsa
(Puisi Karya Rezha Hidayat)

Indonesiaku Kini

Negaraku cinta indonesia
Nasibmu kini menderita
Rakyatmu kini sengsara
Pemimpin yang tidak bijaksana
Apakah pantas memimpin negara
Yang aman sentosa

Indonesiaku tumpah darahku
Apakah belum bangun dan terjaga
Pemimpin yang kita bangga
Apakah rasa kepemimpinan itu,
Masih tersimpan di nurani
Dan tertinggal di lubuk hati

Rakyat membutuhkanmu
Seorang khalifatur Rasyidin
Yang setia dalam memimpin
Yang menyantuni fakir miskin
Mengasihi anak yatim

Kami mengharapkan pemimpin
Yang sholeh dan solehah
Menggantikan tugas Rasulullah
Seorang pemimpin Ummah
Yang bersifat Siddiq dan Fatanah

Andai aku menemukan
Seorang pemimpin dunia
Seorang pemimpin negara dan agama
Seorang pemimpin Indonesia ku tercinta
Allah maha mengetahui dan yang mengetahuinya
(Puisi Karya Awaliya Nur Ramadhana)

Pupus Raga Hilang Nyawa

Napak tilas para pahlawan bangsa
Berkibar dalam syair sang saka
Berkobar dalam puisi indonesia
Untuk meraih Cita-cita merdeka

Napak tilas anak bangsa
Bersatu dalam semangat jiwa
Bergema di jagat nusantara
Untuk meraih prestasi dan karya

Merdeka…
Kata yang penuh dengan makna
Bertahta dalam raga pejuang bangsa
Bermandikan darah dan air mata

Merdeka…
Perjuangan tanpa pamrih untuk republik tercinta
Menggelora di garis khatulistiwa
Memberi kejayaan bangsa sepanjang masa

Merdeka…
Harta yang tak ternilai harganya
Menjadi pemicu pemimpin bangsa 
Untuk tampil di Era dunia

Bambu Runcing

Mengapa engkau bawa padaku
Moncong bayonet dan sangkur terhunus
Padahal aku hanya ingin merdeka
Dan membiarkan Nyiur-nyiur derita
Musnah di tepian langit

Karena kau memaksaku
Bertahan atau mati
Dengan mengirim ratusan Bom
Yang engkau ledakkan di kepalaku
Aku terpaksa membela diri

Pesawat militermu jatuh
Di tusuk bambu runcingku
Semangat perdukaanmu runtuh
Kandas di Batu-batu cadas
Kota Surabaya yang panas

Untuk Pahlawan Negriku

Untuk negriku…
Hancur lebing tulang belulang
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hati

Ku rela demi tanah airku
Sangsaka merah berani
Putih nan suci
Melambai-lambai di tiup angin
Air mata bercucuran sambil menganjungkan do’a
Untuk pahlawan negri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagat raya
Hanya jasamu yang bisa ku lihat
Hanya jasamu yang bisa ku kenang
Tubuhmu hancur lebur hilang entah kemana
Demi darahmu…
Demi tulangmu…
Aku perjuangkan negriku
Ini Indonesiaku

Sekian terimakasih sampai disini jumpa kita karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-pahlawan-perjuangan.html

Read More

Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan

Puisi

Istilah Pertemanan atau persahabatan adalah Suatu yang menggambarkan perilaku kerja sama yang saling mendukung diantara 2 maupun lebih entitas sosialnya. Pengertian ini memusatkan perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan pribadi, Di dalam pengetian ini adalah istilah persahabatan menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan seperti pengetahuan, penghargaan, juga efeksi. Dan sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama yang lain. mereka akan terlibat dalam perilaku yang saling tolong menolong Seperti, Tukar menukar nasehat, dan saling tolong menolong di dalam kesulitan. Yuk lansung saja kita ke inti artikel kitaKumpulan Puisi Persahabatan Pertemanan berikut di bawah ini.

Sahabat Sejati

Sahabat…
Telah kau daki
Gunung kemerdekaan
Menuju sinar harapan
Kehidupan masa depan
Menuju kebahagiaan

Sahabat…
Relung waktu telah berlalu
Rindu hati ingin bertemu
Walau surya telah berlalu
Dirimu masih ku tunggu
Dengna penuh waktuku

Sahabat…
Aku memuja seraya berdo’a
Kesehatan dan keberkahan
Tetap menyertaimu
Bersama kuasanya
Engkau akan bahagia

Sahabat…
Ketika hati ini bergeming
Gema adzan berkumandang
Engkaulah membimbing
Kesurau desa kecil
Bersujut kepadanya
Hingga jiwa raga ini tenang

Sahabat…
Sukma melemah
Jiwa berserah
Tak tahu arah

Sahabatku…
Telah berujung riang
Gaung cinta persahabatan
Telah engkau tebarkan
Mengisi celah darah
Terpendam di lubuk dalam

Wahai sahabatku…
Lukisan kata tepat
Hembusan angin bertempat
Hiasan duniawi bersifat
Dalam kota terdapat
Semoga masih sempat
Citra ini terdapat

Bahasa Langit

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagaikan air mata
Cerah mentari jadi wajah kita

Warna pelangi di langit biru
Menjadi saksi bisu
Saksi perjalanan kita
Di saat perbedaan jadi keindahan

Langit pun berbahasa
Dengan senandung ria
Melantunkan lagu rindu
Antara engkau dan aku

Langit berbahasa…
Tanda bersuka cita
Sambut esok di mana kita akan selalu bersama
Tuk selamanya…

Dengarkanlah selalu
Itulah semua kenangan kita
Dengna cerita bahasa langit.

Sahabat Sejati

Kian lama hidup yang ku jalani
Ku selalu bersamamu sahabatku
Susah sedih dan senang yang ku rasakan
Selalu bersamamu wahai sahabatku

Sahabatku…
Begitu banyak kenangan yang tlah kita lalui
Kebahagian yang selalu kita rasakan bersama
Namun musnah dengan sekejab
Telah di renggut oleh sang maut yang tak terduga

Sahabatku…
Kini kau tlah pergi meninggalkanku
Meninggalkan semua kenangan
Tersimpul sebuah air mata
Yang terjatuh di Pipiku

Wahai sahabatku…
Meskipun kini kita tidak bersama
Meskipun kita telah berbeda alam kehidupan
Namun kita tetap satu dalam hati dan cinta
Karena kau sahabat sejatiku

Ku ucapkan…
Selamat tinggal sahabatku
Selamat jalan sahabat sejatiku
Cinta kasihmu kan selalu satu di dalam hatiku
(Puisi Karya Zhulva)

Aku Tegar Bersamamu

Ku sadari arti ketulusan yang sesungguhnya
Yang tak ku dapati di tempat yang lain
Ku mengerti makna kebersamaan yang sesungguhnya
Hanya denganmu, Bukan dengan yang lain

Di sini tak ada pernah kebohongan
Semua berjalan jujur tanpa Berpura-pura
Ini bukan basa-basi seperti kata politisi
Sahabatku, engkau arti kejujuran yang nyata

Canda dan tawa terdengar lepas pada semua kebahagiaan
Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku
Ku merasakan beban itu Bukan apa-apa
Selagi bisa kita berbagi dalam suka dan duka

Sahabatku…
Mungkin tuhan tlah mengirim malaikat
Yang bersemayam di dalam jiwamu
Kini ku tahu mengapa, Tuhan memilihmu
Hadir diantara tawa dan tangisku

Mungkin engkau adalah dari kehendaknya
Hai sahabatku… waktu terus berjalan itu berarti
Harus melangkah terus maju kedepan
Jalan dan masa sangatlah panjang… takkan kuat sendirian

Beratnya hidup harus diperjuangkan
Wahai sahabatku… bersamamu aku hidup
Bersamamu aku tegar
Takkan goyah meski di terjang badai

Wahai sahabatku…
Yakinlah… bersama kita akan tegk berdiri
Jangan pikul sendiri semua beban
Biarlah segala menjadi milik kita

Tentang Sahabatku

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
Yang jatuh membasahi kegersangan hati
Hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
Dalam kesejukan…

Sahabatku adalah bintang gemilang malam di angkasa raya
Yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
Hingga mampu menerangi gulita semesta
Di dalam kebersamaan…

Sahabatku adalah pohon rindang dengan beribu dahan
Yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
Hingga mampu memberi keteduhan
Dalam penuh kedamaian

Wahai angin pengembara….
Kabarkan kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
Yang jernih mengalir tanpa henti
Hingga mampu menghapuskan rasa dahaga
Diri dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
Yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu
Hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaunan
Dalam kesucian…

Sahabatku adalah untaian intan permata
Yang berkilau indah sebagai anugrah yang tiada tara
Hingga mampu menebar pesona jiwa
Dalam keindahan….

Wahai burung duta suara…
Ceritakan kepadaku tentang kehadiranya

Sahabat Itu

Selalu hadir dalam kehidupan kita
Baik itu senang maupun susah
Tak perlu berkata ia pasti mendengar
Semua cerita akan bercampur dengan bumbu kisahnya
Menegur kala kita salah mengambil langkah
Menyokong kala kita mengangkat suatu keputusan
Bertanggung jawab walau tak ikut menyebabkan
Meniupkan hawa kedamaian kala kita terbalut dalam emosi
Kan selalu seperti itu hingga takdir memisahkan

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-persahabatan-pertemanan.html

Read More