Kumpulan Puisi Untuk Ayah Update Terbaru

Puisi

Seorang ayah adalah orang tua Laki-laki dari seorang anak, Yang sangat tergantung hubungannya dengan seorang anak, Dan seorang ayah terdapat dua hal yaitu ayah kandung maupun ayah angkat. Panggilan seorang ayah dapat juga di berikan kepada seorang yang secara de facto yang bertanggung jawab memelihara Anak-anaknya. Yuk Lansung saja kita ke inti Artikel kita yaitu Kumpulan puisi untuk ayah berikut di bawah ini.

 
Hidup Sepi Tampa Ayah

Ayah…
Kini ku merasakan hidup tampamu
Aku sepi hidup tampamu
Namun ini harus ku jalani
Walau berat ku rasakan

Ayah…
Terimakasih atas segalanya
Semua kasih sayang yang engkau curahkan
Semua pengorbana yang engkau korbankan

Ayah…
Kini aku merindukanmu
Merindukan engkau bersamaku
Merindukan kasih sayangmu

Ayah…
Ingin rasa berjumpa denganmu
Walau hanya dalam mimpi
Walau hanya memandangmu

Ayah…
Saat ku membutuhkanmu
Saat aku merindukanmu
Hanya sekeping Fhoto peninggalanmu
Yang bisa mengobati rasa rinduku

Ya Allah ya Tuhanku…
Aku merelakan kehilanganya
Aku sadar semua ini milikmu
Semua akan kembali kepadamu

Ya Allah ya Tuhanku…
Terima dia di sisimu
Bahagiakan dia dengan kasih sayang
Dia ayahku ayah terbaikku

Selamat jalan ayah
Semoga engkau bahagia di sisinya
Semoga kita berjumpa di Alam surga
Tunggu aku…
Ayah ku sayang

Untuk Mu Ayah

Di keheningan malam
Datang secercah harapan
Tuk menyambut jiwamu datang

Sebercik harapan agar engkau kembali pulang
Hanya sepenggla kata bijak yang dapat ku tanamkan
Duduk sedeku, Tangan meminta, Mulut bergoyang , Jatuh air mata

Tapi apa daya
Semua harapan telah hilang dan sirna
Karena engkau telah tiada
Ayahku tercinta

Ayah 

Pada setiap tetes air keringatmu
Di derai lelah nafasmu
Di penuhi kasih sayang yang mendalam
Demi aku anakmu kau rela menahan hangatnya matahari
Hujan pun tak dapat membatasimu
Untuk aku anakmu
Disetiap do’a mu kau ikhlas segenap harapan

Ayah…
Akan ku simpan semua amanatmu
Di setiap nafasku
Di lubuk hati kan ku semat namamu
Akanku do’a kan semuaimpianmu
Hanya untuk menikmati bahagiamu
Di Ufuk senjamu
Ayahku terimakasih
Atas Segala-galanya

Kerinduan

Ayah dimana engkau berada
Di sini aku merindukanmu
Rindu ingin berjumpa
Merindukan akan belaianmu

Kasih sayangmu selalu kurindukan
Engkau selalu hadir dalam mimpiku
Mimpi yang begitu nyata rasanya
Rindu engkau untuk kembali lagi

Aku berharap engkau selalu hadir
Menemani aku setiap hari
Menemani masa pertumbuhanku ini

Aku telah tumbuh menjadi besar
Tampa engkau di sisiku
Tampa engkau menemani Hari-hariku
Ayah pulanglah kami merindukanmu

Segalanya Untuk Ayah

Ayah…
Beribu Kata-kata yang telah kau ucapkan
Beribu cinta telah kau berikan
Beribu kasih telah kau berikan
Hanya untuk kami Anak-anakmu

Ayah…
Engkau mengajarku tentang kebaikan
Engkau berikan rasa arti tentang cinta
Engkau bercerita arti tentang kehidupan
Dan engkau mendidik kami dengan rasa penuh kasih sayang

Ayah…
Begitu mulianya hatimu
Engkau korbankan segala demi anakmu
Engkau banting tulang hanya untuk Anak-anakmu

Saat ini ku berjanji untuk semua kasih sayangmu
Saat ini ku berjanji untuk semua kerja kerasmu
Saat ini ku berjanji untuk ketulusan hatimu
Aku akan selalu menjagamu
Aku akan selalu menyayangimu
Hingga akhir hayatmu

Ayah Tercinta

Telah rapuh Tulang-tulangmu
Telah lama engkau gunakan
Tuk memberi kami sesuap nasi
Tuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarga

Kini… Kau tak berdaya lagi melakukan semuanya
Kini… Kau hanya bisa memberi kami nasehat
Kini… Kau hanya bisa Berdo’a yang tulus untuk kami
Untuk kami anakmu yang telah besar dengan kerja kerasmu

Ayah…
Air mata ini tak mampu membalas semuanya
Semua yang tlah kau lakukan tuk hidup kami
Semua yang tlah kau berikan untuk kami

Ayah…
Kasih sayangmu takkan mampu tergantikan dengan apapun
Perhatian yang kau berikan pada kami takkan terlupakan
Terkadang kami tak mengindahkan semua yang kau berikan
Terkadang kami tak pernah menghargai semua yang telah kau berikan

Kini…
Kamilah yang harus melakukan semuanya
Dan kamilah yang harus membalas semuanya
Dan kini kami yang harus memperhatika dan menjagamu

Kini kami sadar…
Semua itu kami takkan bisa membalas apa yang telah kau berikan
Kini kami sadar…
Nyawapun takkan mampu membalas semuanya

Terimakasih ayahku…
Kini kami telah mampu berdiri sendiri
Kini kami telah mampu menjadi orang yang mandiri
Dan kini kami telah mampu menapaki hidup dengan do’a dan kasih sayangmu

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by  http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-untuk-ayah-update-terbaru.html

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*