Puisi Ibu Update Terbaru

Puisi

Seorang ibu adalah seorang ibu perempuan dari seorang anak, Baik melalui hubungan Sosial maupun biologis. Dan pada umumnya seorang ibu memiliki peranan yang sangat penting dengan membesarkan atau mengasuh anak. Ibu adalah seorang perempuan yang karena berfungsi sangat mulia. Nama dari seorang ibu adalah sebutan untuk menghormati kodrat seorang perempuan dan yang mempunyai jenis kelamin yang mampu untuk melahirkan anak.

 

Pulanglah Ibu
——————-

Tubuhmu kaku
Matamu kaku
Mulutmu membisu
Nafasmu tehenti sudah…

Aku tahu…
Ibu telah pergi ke alam sana
Yang takkan pernah ada di depan mataku lagi
Tapi aku masih merasa engkau ada di sisiku

Ibuku sayang…
Ibu telah di tanam di tanah merah
Hanya sendiri
Dukaku… Ibu pasti tahu yang menjalar di seluruh tubuhku ini
Selamat jalan ibu…
Pulanglah dengan tenang
Semoga tuhan menerimamu di sisinya

Tangisan Air Mata Ibu
————————–

Dalam senyumu kau sembunyikan rasa letihmu
Derita siang dan malam menimpamu
Tak sedetikpun berhenti langkahmu
Tuk bisa memberi harapan baik kepadaku

Bertumpuk cacian selalu menghadangmu
Sepahit hinaan tak kau pedulikan
Terus melangkah untuk masa sepanku
Mencari harapan baru tuk anakmu yang kau sayangi

Bukan bertumpuk emas yang engkau harapkan
Bukan gulungan uang yang kau minta tuk keberhasilanku
Tapi kehendak hatimu hanya untuk kebaikan kebaikanku

Do’a Untuk Ibu
——————

Aku tidak bisa apa saja yang ku lakukan tanpa dia
Dia yang selalu mengerti aku
Dia yang tak pernah letih membimbingku
Dan dia yang selalu menemaniku

Dialah Ibu…
Orang yang selalu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa
Tanpa dia aku bukanlah Apa-apa

Aku hanya manusia biasa dan lemah tanpanya
Yang membutuhkan kekuatanya
Kekuatan cinta kasih seorang ibu
Kekuatan yang lebih dari apapun

Engkau sangat berarti dan berharga bagiku
Walau engkau selalu memarahiku
Aku mengerti…
Itu bentuk perhatian darimu
Itu menandakan ibu peduli padaku

Ya Allah ya tuhanku…
Berikanlah petunjuk kepada ibuku
Seperti jalanya orang-orang yang telah engkau berikan rahmat bagi mereka
Panjangkanlah umurnya
Aku ingin membahagiakanya
Sebelum aku tahu tiada lagi

Terimakasih ibuku
Atas apa yang telah berikan kepadaku
Aku akan selalu menyayangimu
 Puisi karya Mutia Fitriyani

Ibuku
——–

Ibu engkau mengandungiku 9 bulan
Sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
Engkau memeliharaku sampai tumbuh besar
Dan menjagaku tampa pamri
Dan merawatku dengan penuh rasa kasih sayang

Ibu…
Engkau mengajariku berjalan hingga bisa berjalan
Engkau mengajariku berbicara hingga bisa berbicara
Ibu engkau adalah malaikatku
Dikala aku sedih, Engkau selalu ada menghiburku

Ibu…
Engkaulah pahlawanku
Engkau bekerja keras
Untuk menafkahiku
Terimakasih atas pengorbananmu
Yang engkau berikan kepadaku
Terimakasih ibu…
Ibu aku mencintaimu
Puisi Karya hendra gunawan

Jasa Yang Tak Terlupakan
——————————

Ibu…
Engkau memeliharaku sewaktu kecil hingga dewasa
Engkau selalu baik kepadaku walau aku selalu salah

Ibu…
Hatimu baik dan penuh dengan rasa kasih sayang
Engkau sangat pintar, baik, lembut, ramah, cantik, sopan dan juga menarik

Ibu ku…
Aku sering berbuat salah dan berdosa kepadamu
Ibu… Maafkanlah aku
Terimakasih ibu segala yang engkau korbankan kepadaku
Puisi Karya Hendra gunawan

Ada Engkau Ibu
——————-

Engkau ada di sisiku
Dalam Gigil yang mengikis

Ada engkau ibu…
Mendekap hangat hati
Dalam tangis meringis
Engkau datang menghapus perih
Kala sepi merajai

Ada engkau membersamai
Engkau suguhkan cinta
Meski hatimu sengsara
Ada tawa yang selalu
Yang mekar di wajahmu

Penuh kasih lewat belaianmu
Aku yakin dan percaya
Aku bahagia
Karena ada engkau di sisiku
Wahai ibuku tercinta

Sekian terimakasih sampai disini jumpa kita karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/puisi-ibu-update-terbaru.html

Read More

Kumpulan Puisi Pahlawan, Perjuangan

Puisi

Seorang pahlawan adalah gelar yang memberikan kepada warga negara atau seseorang yang berjuang melawan penjajah pada liwayahnya, Yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negaranya. Atau yang semasa hidupnya telah melakukan tindakan kepahlawanan dan menghsilkan prestasi dan karya yang luar biasa untuk pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara tersebut. Nah saya kali ini hanya bisa mengenang kemerdekaan ini dalam bentuk puisi untuk mengenang Jasa-jasa pahlawan. Berikut di bawah ini saya share kumpulan puisi pahlawan dan perjuangan buat anda sekalian.

Di Balik Seruan Pahlawan

Kabut…
Dalam kenangan pergolakan pertiwi
Mendung…
Bertandakah hujan deras
Membanjiri rasa yang haus kemerdekaan
Dia yang semua yang ada menunggu keputusan Sakral

Serbu…
Merdeka atau mati Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Engkau teruskan Menyebut Ayat-ayat suci
Engkau teriakkan semangat juang demi negri
Engkau relakan terkasih menahan tepaan belati
Untuk ibu pertiwi

Kini kau lihat…
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindunganya selalu di hatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia Abadi
(Puisi Karya Zshara Aurora)

Untukmu Pahlawan Indonesiaku

Demi negri…
Engkau korbankan waktumu
Demi bangsa…
Rela kau taruhkan nyawamu
Maut menghadang di depan
Kau bilang itu hiburan

Tampak raut wajahmu
Tak segelintir rasa takut
Semangat membara di jiwamu
Taklukkan mereka penghalang negri

Hari-hari mu di warnai
Pembunuhan dan pembantaian
Dan dihiasi Bunga-bunga api
Mengalir sungai darah di sekitarmu
Bahkan tak jarang mata air darah itu
Yang muncul dari tubuhmu
Namun tak dapat…
Runtuhkan tebing semangat juangmu

Bambu runcing yang setia menemanimu
Kaki telanjang yang tak beralas
Pakaian dengan seribu wangian
Basah di badan keringpun di badan
Yang kini menghantarkan indonesia
Kedalam istana kemerdekaan
  
Pemuda Untuk perubahan

Indonesiaku menangis
Bahkan Tercabik-cabik
Dengan hebatnya pengusaanya sang korupsi
Tak peduli rakyat menangis

Kesejahteraan jadi Angan-angan
Keadilan hanyalah Khayalan
Kemerdekaan telah terjajah
Yang tinggal hanya kebodohan

Indonesiaku, Indonesia kita bersama
Jangan hanya tinggal diam kawan
Mari kita bersatu ambil peranan
Sebagai pemuda untuk perubahan
(Puisi Karya Ananda Rezky Wibowo)

Pengorbanan

Mengucur deras keringat
Membasahi tubuh yang terikat
Membawa angan jauh entah kemana
Bagaikan pungguk merindukan bulan
Jiwa ini terpuruk dalam kesedihan

Pagi yang menjadi malam
Bulan yang menjadi tahun
Sekian lama telah menanti
Dirinya tak jua lepas

Andai aku sang Ksatria
Aku pasti menyelamatkanya
Namun semua hanya mimpi
Dirinyalah yang harus berusaha
Untuk membawa pergi dari kegelapan abadi
(Puisi Karya Siti Halimah)

Pahlawanku

Pahlawanku…
Bagaimana Ku bisa
Membalas Jasa-jasamu
Yang telah kau berikan untuk bumi pertiwi

Haruskah aku turun ke medan perang
Haruskah aku mandi berlumuran darah
Haruskah aku tersusuk pisau belati penjajah
Aku tak tahu cara untuk membalas Jasa-jasamu

Engkau relakan nyawamu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin
Tak bisa kau raih dengan tanganmu sendiri
Pahlawanku engkaulah bunga bangsa
(Puisi Karya Rezha Hidayat)

Indonesiaku Kini

Negaraku cinta indonesia
Nasibmu kini menderita
Rakyatmu kini sengsara
Pemimpin yang tidak bijaksana
Apakah pantas memimpin negara
Yang aman sentosa

Indonesiaku tumpah darahku
Apakah belum bangun dan terjaga
Pemimpin yang kita bangga
Apakah rasa kepemimpinan itu,
Masih tersimpan di nurani
Dan tertinggal di lubuk hati

Rakyat membutuhkanmu
Seorang khalifatur Rasyidin
Yang setia dalam memimpin
Yang menyantuni fakir miskin
Mengasihi anak yatim

Kami mengharapkan pemimpin
Yang sholeh dan solehah
Menggantikan tugas Rasulullah
Seorang pemimpin Ummah
Yang bersifat Siddiq dan Fatanah

Andai aku menemukan
Seorang pemimpin dunia
Seorang pemimpin negara dan agama
Seorang pemimpin Indonesia ku tercinta
Allah maha mengetahui dan yang mengetahuinya
(Puisi Karya Awaliya Nur Ramadhana)

Pupus Raga Hilang Nyawa

Napak tilas para pahlawan bangsa
Berkibar dalam syair sang saka
Berkobar dalam puisi indonesia
Untuk meraih Cita-cita merdeka

Napak tilas anak bangsa
Bersatu dalam semangat jiwa
Bergema di jagat nusantara
Untuk meraih prestasi dan karya

Merdeka…
Kata yang penuh dengan makna
Bertahta dalam raga pejuang bangsa
Bermandikan darah dan air mata

Merdeka…
Perjuangan tanpa pamrih untuk republik tercinta
Menggelora di garis khatulistiwa
Memberi kejayaan bangsa sepanjang masa

Merdeka…
Harta yang tak ternilai harganya
Menjadi pemicu pemimpin bangsa 
Untuk tampil di Era dunia

Bambu Runcing

Mengapa engkau bawa padaku
Moncong bayonet dan sangkur terhunus
Padahal aku hanya ingin merdeka
Dan membiarkan Nyiur-nyiur derita
Musnah di tepian langit

Karena kau memaksaku
Bertahan atau mati
Dengan mengirim ratusan Bom
Yang engkau ledakkan di kepalaku
Aku terpaksa membela diri

Pesawat militermu jatuh
Di tusuk bambu runcingku
Semangat perdukaanmu runtuh
Kandas di Batu-batu cadas
Kota Surabaya yang panas

Untuk Pahlawan Negriku

Untuk negriku…
Hancur lebing tulang belulang
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hati

Ku rela demi tanah airku
Sangsaka merah berani
Putih nan suci
Melambai-lambai di tiup angin
Air mata bercucuran sambil menganjungkan do’a
Untuk pahlawan negri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagat raya
Hanya jasamu yang bisa ku lihat
Hanya jasamu yang bisa ku kenang
Tubuhmu hancur lebur hilang entah kemana
Demi darahmu…
Demi tulangmu…
Aku perjuangkan negriku
Ini Indonesiaku

Sekian terimakasih sampai disini jumpa kita karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-pahlawan-perjuangan.html

Read More

Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan

Puisi

Istilah Pertemanan atau persahabatan adalah Suatu yang menggambarkan perilaku kerja sama yang saling mendukung diantara 2 maupun lebih entitas sosialnya. Pengertian ini memusatkan perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan pribadi, Di dalam pengetian ini adalah istilah persahabatan menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan seperti pengetahuan, penghargaan, juga efeksi. Dan sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama yang lain. mereka akan terlibat dalam perilaku yang saling tolong menolong Seperti, Tukar menukar nasehat, dan saling tolong menolong di dalam kesulitan. Yuk lansung saja kita ke inti artikel kitaKumpulan Puisi Persahabatan Pertemanan berikut di bawah ini.

Sahabat Sejati

Sahabat…
Telah kau daki
Gunung kemerdekaan
Menuju sinar harapan
Kehidupan masa depan
Menuju kebahagiaan

Sahabat…
Relung waktu telah berlalu
Rindu hati ingin bertemu
Walau surya telah berlalu
Dirimu masih ku tunggu
Dengna penuh waktuku

Sahabat…
Aku memuja seraya berdo’a
Kesehatan dan keberkahan
Tetap menyertaimu
Bersama kuasanya
Engkau akan bahagia

Sahabat…
Ketika hati ini bergeming
Gema adzan berkumandang
Engkaulah membimbing
Kesurau desa kecil
Bersujut kepadanya
Hingga jiwa raga ini tenang

Sahabat…
Sukma melemah
Jiwa berserah
Tak tahu arah

Sahabatku…
Telah berujung riang
Gaung cinta persahabatan
Telah engkau tebarkan
Mengisi celah darah
Terpendam di lubuk dalam

Wahai sahabatku…
Lukisan kata tepat
Hembusan angin bertempat
Hiasan duniawi bersifat
Dalam kota terdapat
Semoga masih sempat
Citra ini terdapat

Bahasa Langit

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagaikan air mata
Cerah mentari jadi wajah kita

Warna pelangi di langit biru
Menjadi saksi bisu
Saksi perjalanan kita
Di saat perbedaan jadi keindahan

Langit pun berbahasa
Dengan senandung ria
Melantunkan lagu rindu
Antara engkau dan aku

Langit berbahasa…
Tanda bersuka cita
Sambut esok di mana kita akan selalu bersama
Tuk selamanya…

Dengarkanlah selalu
Itulah semua kenangan kita
Dengna cerita bahasa langit.

Sahabat Sejati

Kian lama hidup yang ku jalani
Ku selalu bersamamu sahabatku
Susah sedih dan senang yang ku rasakan
Selalu bersamamu wahai sahabatku

Sahabatku…
Begitu banyak kenangan yang tlah kita lalui
Kebahagian yang selalu kita rasakan bersama
Namun musnah dengan sekejab
Telah di renggut oleh sang maut yang tak terduga

Sahabatku…
Kini kau tlah pergi meninggalkanku
Meninggalkan semua kenangan
Tersimpul sebuah air mata
Yang terjatuh di Pipiku

Wahai sahabatku…
Meskipun kini kita tidak bersama
Meskipun kita telah berbeda alam kehidupan
Namun kita tetap satu dalam hati dan cinta
Karena kau sahabat sejatiku

Ku ucapkan…
Selamat tinggal sahabatku
Selamat jalan sahabat sejatiku
Cinta kasihmu kan selalu satu di dalam hatiku
(Puisi Karya Zhulva)

Aku Tegar Bersamamu

Ku sadari arti ketulusan yang sesungguhnya
Yang tak ku dapati di tempat yang lain
Ku mengerti makna kebersamaan yang sesungguhnya
Hanya denganmu, Bukan dengan yang lain

Di sini tak ada pernah kebohongan
Semua berjalan jujur tanpa Berpura-pura
Ini bukan basa-basi seperti kata politisi
Sahabatku, engkau arti kejujuran yang nyata

Canda dan tawa terdengar lepas pada semua kebahagiaan
Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku
Ku merasakan beban itu Bukan apa-apa
Selagi bisa kita berbagi dalam suka dan duka

Sahabatku…
Mungkin tuhan tlah mengirim malaikat
Yang bersemayam di dalam jiwamu
Kini ku tahu mengapa, Tuhan memilihmu
Hadir diantara tawa dan tangisku

Mungkin engkau adalah dari kehendaknya
Hai sahabatku… waktu terus berjalan itu berarti
Harus melangkah terus maju kedepan
Jalan dan masa sangatlah panjang… takkan kuat sendirian

Beratnya hidup harus diperjuangkan
Wahai sahabatku… bersamamu aku hidup
Bersamamu aku tegar
Takkan goyah meski di terjang badai

Wahai sahabatku…
Yakinlah… bersama kita akan tegk berdiri
Jangan pikul sendiri semua beban
Biarlah segala menjadi milik kita

Tentang Sahabatku

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
Yang jatuh membasahi kegersangan hati
Hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
Dalam kesejukan…

Sahabatku adalah bintang gemilang malam di angkasa raya
Yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
Hingga mampu menerangi gulita semesta
Di dalam kebersamaan…

Sahabatku adalah pohon rindang dengan beribu dahan
Yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
Hingga mampu memberi keteduhan
Dalam penuh kedamaian

Wahai angin pengembara….
Kabarkan kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
Yang jernih mengalir tanpa henti
Hingga mampu menghapuskan rasa dahaga
Diri dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
Yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu
Hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaunan
Dalam kesucian…

Sahabatku adalah untaian intan permata
Yang berkilau indah sebagai anugrah yang tiada tara
Hingga mampu menebar pesona jiwa
Dalam keindahan….

Wahai burung duta suara…
Ceritakan kepadaku tentang kehadiranya

Sahabat Itu

Selalu hadir dalam kehidupan kita
Baik itu senang maupun susah
Tak perlu berkata ia pasti mendengar
Semua cerita akan bercampur dengan bumbu kisahnya
Menegur kala kita salah mengambil langkah
Menyokong kala kita mengangkat suatu keputusan
Bertanggung jawab walau tak ikut menyebabkan
Meniupkan hawa kedamaian kala kita terbalut dalam emosi
Kan selalu seperti itu hingga takdir memisahkan

Sekian terimakasih karena anda telah membaca artikel Kumpulan Puisi Persahabatan, Pertemanan ini. Semoga anda terhibur dan sangat bermanfaat buat anda tentunya pengunjung by http://sabdaalamnusantara.blogspot.com/2013/04/kumpulan-puisi-persahabatan-pertemanan.html

Read More